EDEN BERITA MUSIC - Agnez Mo membuat pengakuan mengejutkan saat menjadi narasumber acara Build Series. Mantan artis cilik yang mengadu peruntungan di belantikan musik Amerika Serikat (AS) itu mengaku tak memiliki darah Indonesia.
Wawancara Agnez dan Kevan Kenney itu diketahui berlangsung sekitar tiga hari yang lalu. Dalam salah satu wawancaranta, penyanyi yang pernah menyandang nama Agnes Monica itu sempat ditanya tentang kehidupannya tinggal di Indonesia yang masoritas beragama Islam.
Pelantun tembang Overdose ini mengatakan jika Indonesia merupakan negara yang memiliki tingakat keberagaman sangat tinggi. Kondisi ini diakui telah membentuk kepribadian dan karyanya.
Agnez menceritakan jika masa lalunya tumbuh dengan musik tradisional sekaligus bernyanyi di gereja.
" Ini menjadi bagian dari diriku. Ini bukan hanya sebuah representasi budaya, tapi juga tapi juga budaya yang sifatnya inklusif," kata Agnez Mo, dikutip Dream dari liputan6.com, Selasa 26 November 2019.
Agnez Bersyukur Orang Indonesia Menerima DirinyaAgnez mengatakan jika dia merasa tidak memiliki darah Indonesia. Jika dilihat dari silsilah keluarga, Agnez merupakan seorang wanita berdarah Jerman, Jepang, dan Tionghoa.
" Yeah, karena aku sebenarnya tidak punya darah Indonesia atau semacamnya. Aku sesungguhnya [berdarah] Jerman, Jepang, Tionghoa, dan aku hanya lahir di Indonesia," tutur Agnez Mo.
Selama ini, lanjut Agnez, dia telah sejak lama merasa ada hal yang berbeda dalam dirinya. Perasaan itu membuatnya sering merasa jika Indonesia bukan tempatnya.
" Aku juga beragama Kristen dan di Indonesia mayoritas adalah muslim jadi aku selalu merasa...aku bukannya mau mengatakan, aku tak merasa Indonesia tempatku," ujarnya.
Meski merasa tak memiliki darah Indonesia asli, Agnez mengaku beruntung pernah tinggal di Indonesia karena orang-orang menerima dirinya apa adanya.
" Tapi selalu ada perasaan bahwa aku tidak seperti orang lainnya," tutur Agnez Mo.